Senin, 27 Agustus 2007

About Friend

Satu hari CINTA & KAWAN berjalan dalam kampung...
Tiba-tiba CINTA terjatuh dalam telaga...
Kenapa??
Kerena CINTA itu buta...
Lalu KAWAN pun ikut terjun dalam telaga...
Kenapa??
Kerena... KAWAN akan buat apa saja demi CINTA !!
Di dalam telaga CINTA hilang...
Kenapa??
Kerena... CINTA itu halus, mudah hilang kalau tak dijaga, sukar dicari apa lagi dalam telaga yang gelap...
Sedangkan KAWAN masih lagi tercari-cari dimana CINTA & terus menunggu..
Kenapa??
Kerana... KAWAN itu sejati & akan kekal sebagai KAWAN yang setia...
so, hargai lah KAWAN kita selagi kita terasa dia BERARTI....
Walau kita punya couple, teman tetap yang paling setia.
Meskipun kita punya harta banyak, teman tetap yang paling berharga

Dialog Anak Bunda_My Poem

Bunda ......................
Kala keringat tlah jatuh menyapu debu diatas takdir,
Sabarmu kembali bimbing, tata setiap goresan angan,
Ratakan kembali setiap liku jalan napasku,
Yang berserak berai oleh tangisku.....

Bunda.......................
Setiap kali jendela yang sama terbuka,
Lalu mencoba menyelam lagi dalam jalan yang serupa,
Kau rajut tiap helai mimpiku pada koyakan tepi-tepi sayapnya,
Dan satu warna baru kau goreskan padanya.....

“ Lihatlah hasil karyaku nak.....
Apakah ia sudah bias membuaimu......?”


Menggeleng dan menangis lagi ragaku,
Maka porak porandalah jerihmu............

Bunda..................
Satu tanganmu telah hadirkan rembulan dalam pangkuan,
Yang lain siramkan cahaya padanya,
Tiada pernah terucap akan harga diri,
Dan slalu beri jiwa tuk dicaci......................

“ Terbang.....
Teruslah terbang............
Mengepaklah, sampai kau merasa akan goyah,
Dan pijaklah tubuh rentaku saat kau akan jatuh,
Lalu, pandanglah lagi duniamu............
Karena aku tahu nak........
Tiada rembulan yang mampu bersinar sendiri............”


Akupun lelap dalam peraduan,
Lalu redup dari pandanganmu.......

Bunda......................
Kini rebahkanlah semua tangguhmu,
Bertahtalah diatas singgasana yang telah aku ukir dengan semua jerihmu,
Dan izinkan aku bersimpuh dihadapanmu,
Memohon surga di telapakmu.....

“Anakku........
Tiada lagi surga didiriku,
Semua telah mengalir dalam darahmu.......”





one



Saat raga sudah mengenal dia yang teduh dalam buai pualam, jiwa terus menatap padanya. Sehingga tanpa sadar ia telah membeku, dan seakan-akan hatinya telah mati. Saat raga mulai kehilangan ranumnya pualam itu, maka iapun rapuh dalam segala asa. Hanya hening yang mengharu biru dalam redupnya. Tanyakan mengapa ia tak bisa lagi terbang? Padahal dia adalah figur kokoh sang pujangga dengan sayap sajaknya yang membentang lebar, yang begitu mudahnya melantunkan bait merdu dalam setiap kata. Atau, apakah ia sudah mulai lupa caranya merangkai bait? Tidak, ia tidak lupa. Hanya saja sekarang ia telah benar – benar mati.....
Bila takdir itu datang, maka terimalah dua hal yang akan jadi nyata, dua hal yang akan saling sapa dalam mengiringi prosa yang membentuk alur cerita, yaitu apa yang disebut duka dan apa yang disebut Suka. Duka akan mentolelir rasa suka kala kegembiraan itu datang, membiarkannya meresap dalam pori dan sendi ceria, dan mungkin akan membiarkannya terus hanyut didalamnya. Namun saat semua berganti maka kesedihan lah yang akan dominan menguasai hati, dan suka hanya mampu datang dalam wujud kenangan. Jika kecewa itu datang, berpikirlah layaknya sosok yang optimis pada diri pribadi. Semua itu Cuma sebuah proses belajar untuk menjadi dewasa, baik dalam berpikir maupun dalam bersikap. Jika mencoba untuk membenci semuanya, dan mungkin menganggap diri adalah yang paling bodoh dan gampang tertipu, mungkin itu akan menjadi benar atau mungkin juga tidak. Benar apabila terus terpuruk dalam kekecewaan dan tidak pernah belajar mencoba untuk bangkit kembali dan tidak benar apabila kekecewaan bisa dijadikan landasan berpijak untuk mencapai yang lebih baik. Bencilah semua sebatas kemampuan untuk bisa membenci dan kenanglah semua sebatas kemampuan untuk mengenangnya. Jangan paksakan membenci tatkala hati masih ingin mengenangnya dan belum terbiasa untuk melupakannya. Berikan kesempatan pada semua memori untuk melakukan kilas balik didalam otakmu, lalu setelah itu tempatkan itu semua sebagai alas dalam berpijak dan teruskan langkah. Jangan mengekspos kekecewaan terlalu dalam, sehingga asa itu seolah tak lagi akan datang, itu hanya mendatangkan kesan bahwa kekecewaan itu adalah sebuah harapan untuk terulangnya lagi apa yang telah terjadi. Tapi pendamlah semua sehingga ia tidak membesar menjadi suatu bara yang terus menyala dalam hati, sehingga pabila suatu saat cerita berulang dalam versi berbeda, maka ia telah datang pada jiwa yang tegar, jiwa yang telah banyak belajar dari kegagalan dan siap menghadapi apapun. Sesuatu yang terbaik bagi Allah adalah yang terbaik bagi manusia, walaupun manusia kadang merasa kecewa terhadap takdir itu.
Say’s with AR

Selasa, 07 Agustus 2007

Its All About.........


Assalamualaikum Wr.wb

Hai, thanks karena kamu semua udah mau menyempatkan waktu membaca tulisan ini, thanks juga karena udah mau menjadi pengunjung site ini.
Tulisan ini dibuat oleh saya sendiri, A’an Romanza, lahir beberapa tahun yang lalu, tepatnya 09 Desember 1982. Saat ini domisili tidak bisa disebutkan. Karena saya suka berpindah dan mengunjungi daerah baru mengikuti kata hati saya. Saya lulusan Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi Reguler Universitas Mulawarman tahun 2006. Saya adalah angkatan 2001, dan masuk di kelas Akuntansi Reguler A. Masalah kerjaan saya tidak mau menyebutkan. Bukan karena malu, tapi memang karena saya selalu berpindah tergantung keinginan saya untuk belajar dan masuk dalam dunia baru yang ingin saya ketahui. Saya ingin belajar mengenal bidang ilmu yang lain selain apa yang saya dapatkan di bangku perkuliahan. Tujuan akhir saya bukanlah sebuah pekerjaan mapan dengan jaminan hari tua yang aman, tapi sebuah suksesi dan terobosan yang bermamfaat tidak hanya untuk masa depan anak dan cucu saya kelak, tapi juga bisa bermamfaat bagi semua dan umat. Maafkan saya kalau kesannya agak sombong, tapi itulah saya, saya selalu mempertahankan semua mimpi saya dan berusaha mencari cara untuk mewujudkannya. Semua berawal dari doa, impian dan usaha, urusan hasil serahkan pada Allah SWT, karena hanya ialah yang tahu mana yang terbaik untuk makhluknya, semata-mata agar makhluknya menjadi insan yang pandai bersyukur.
Hobi saya adalah menjalin persahabatan dan relasi yang kuat, banyak teman banyak saudara adalah salah satu dari beberapa prinsip hidup yang saya pegang, saya juga hobi mendengar keluhan dan permasalahan orang lain, walaupun saya tidak punya solusi atas problem tersebut, setidaknya saya bisa berguna bagi orang lain dan belajar dari apa yang dialami orang lain, kalau-kalau saya mengalami hal yang sama. Bagi saya masalah bukan untuk dihindari, tapi dikelola dan dicarikan solusi, karena masalah diciptakan agar manusia bisa banyak belajar dalam hidup. Di satu waktu mungkin saya bisa menjadi orang bijak, dan dilain waktu mungkin kamu akan sulit mengerti maksud dari tindakan saya, nasehat untuk diri saya sendiri adalah selalu berpikir dari sudut pandang orang lain, jika kamu benar-benar ingin paham akan sesuatu dan mengapa sesuatu itu bisa terjadi, jangan pernah memulai memberi solusi dengan kata “menurut aku..” karena itu hanyalah sebuah pemaksaan sudut pandang kepada orang lain yang belum tentu sesuai dengannya, tapi mulailah dengan kata “ sebaiknya anda..”, selanjutnya biarkan ia berpikir apakah itu benar cocok untuknya. Karena kita tak akan tahu hasil dari sesuatu sebelum kita memulai menjalankan apa yang kita mulai dari sesuatu itu.
Semoga saya bisa berguna bagi syiar islam di muka bumi ini, menjadi teman yang baik dan berguna bagi kamu dan semua orang.

Wassalamualaikum wr.wb

AR (romanza_091282@yahoo.co.id / plasa.com)

Rivermaya_You'll Be Safe Here