
Cinta bukan berbicara tentang bagaimana cara seseorang untuk memiliki,
bukan pula berbicara tentang bagaimana cara terungkapnya sebuah pernyataan diluar dari lisan sang kata-kata.
Tapi lebih daripada bagaimana sebuah raga menempatkan duka dalam hatinya
lalu menata tahta suka di hati yang lain,
tanpa berpikir apakah hati itu kelak akan membalas semua yang telah diberikan
atau malah meninggalkannya bergelimang dalam duka.
Juga lebih daripada pengorbanan seorang rasa demi sebuah senyum dari yang dicinta,
bersama atau tidak dengan sang pemilik rasa tersebut.
Cinta adalah Ikhlas yang tertata dalam nurani manusia yang terdalam.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar