Wahai Mulia yang tersebut dalam setiap permohonan dan serak napas doaku...
Apakah detak hawa nafsu dan syahwat dalam alir denyut nadiku adalah uji-Mu bagiku..?
Apakah tangan tangan halus yang membelai seluruh urat-urat imanku adalah hasut musuh-musuh-Mu...?
Dan apakah teriakan pilu para budak birahi adalah contoh atas ketamakanku......?
Wahai Mulia pemilik kalam atas takdir yang tercipta....
Apakah murka riak-riak ombak yang menggulung insan lupa diri adalah amarah-Mu..?
Lalu bagaimana dengan para insan pendzikir pengagung akan kebesaran-Mu..?
Dan para syuhada yang berjuang demi kokoh firman-Mu wahai sang Illah...?
Wahai Mulia pemilik petunjuk pada ayat-ayat dan sabda....
Apakah kelam atas kabut hati para pendosa adalah sebab bagi sirrat yang hakiki...?
Dan mengapa cahaya enggan menyapa si angkuh pada sang hidayah...?
Apakah ratap lembut dunia telah berhasil membuai mereka pada lembayung peraduan yang semu...?
Wallahualam.......
Wahai Mulia pemilik seluruh kasih sayang dan ampunan...
Bila waktu mulai enggan tuk meneruskan detak-detaknya langkah lelahnya...
Izinkan hamba mencari tauhid dan fitrah islami pada kenistaan diri..
Bila makna enggan tuk bersabda pada sang hina...
Maka izinkan pendosa ini hanya mendengar lirih-lirih merdunya...
Wahai Mulia yang pengasih dan penyayang...
Dan hamba yang masih mempertanyakan akan kebesaran-Mu
Ampunilah semua ingkar dan kesombongan ini..

0 komentar:
Poskan Komentar